Rangkuman Kronologi Shila di Sawangan Divonis Tak Bermasalah

review

5 / 5. 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Mei 28, 2024
shila sawangan bermasalah lahan

Shila Sawangan adalah permata di Depok, menawarkan sebuah oasis keasrian di tengah dinamika kota yang sibuk. Dengan lokasinya yang strategis, perumahan ini menjanjikan akses mudah ke berbagai fasilitas penting di sekitar Depok, sambil mempertahankan lingkungan yang tenang dan nyaman bagi penghuninya. Penyelesaian sengketa lahan yang efektif dan status hukum yang jelas memberikan ketenangan pikiran bagi para pemilik rumah, memastikan bahwa investasi mereka aman dan suara.

Klaster perumahan di Shila Sawangan dirancang dengan detail yang memperhatikan kebutuhan setiap keluarga, mulai dari The Grove yang sudah serah terima, hingga Tilia yang menjanjikan kehidupan yang modern dan stylish. Pengembang Shila Sawangan tidak hanya fokus pada pembangunan hunian yang berkualitas, tetapi juga pada penyediaan fasilitas lengkap yang memanjakan penghuni, termasuk area komersial dengan berbagai tenant brand populer, smart modern market, hingga restoran hidangan laut berskala besar.

Maksud Dari Shila at Sawangan Bukan Lahan Bermasalah

Sengketa lahan adalah perselisihan atau konflik yang terjadi antara dua pihak atau lebih yang mengklaim kepemilikan atau hak atas sebidang tanah yang sama. Sengketa ini bisa melibatkan individu, perusahaan, atau bahkan pemerintah. Permasalahan ini dapat muncul dari berbagai situasi, seperti perbedaan dokumen kepemilikan, tumpang tindih hak tanah, atau penjualan tanah tanpa izin yang sah. Sengketa lahan menjadi masalah serius karena dapat menimbulkan ketidakpastian hukum, menghambat pembangunan, dan menimbulkan kerugian ekonomi bagi pihak-pihak yang terlibat. Untuk memahami lebih lanjut, berikut adalah beberapa aspek yang biasanya terkait dengan sengketa lahan bermasalah:

Gugatan Shila at Sawangan Lahan Bermasalah

Di tengah dinamika perkembangan Shila Sawangan sebagai kawasan perumahan impian, muncul sebuah episode yang menantang berupa isu shila sawangan bermasalah terkait sengketa lahan, memicu kecemasan di kalangan masyarakat. Isu ini berpusat pada klaim atas lahan seluas 91 hektar, yang direncanakan menjadi bagian integral dari Shila Sawangan. Kejadian ini menarik perhatian publik dan memicu spekulasi tentang masa depan perumahan tersebut.

Isu shila sawangan bermasalah semakin kompleks dengan keterlibatan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Depok yang telah menerbitkan surat Hak Guna Bangunan (HGB) untuk PT Pakuan Tbk. Situasi diperumit dengan pengumuman dari Mohammad Idris, Walikota Depok, tentang rencana memanfaatkan sebagian lahan tersebut untuk pembangunan Alun-Alun Kota Depok Wilayah Barat seluas 3 hektar. Di sisi lain, terdapat pula penerbitan Surat Keputusan Kepala Inspeksi Agraria (SK-Kinag) kepada Ida Farida untuk lokasi yang sama, menimbulkan pertentangan klaim atas lahan.

Konflik ini mendorong Ida Farida untuk mengajukan gugatan dalam sengketa tata usaha negara di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung, Jawa Barat, sebuah langkah yang diharapkan dapat membawa klarifikasi dan solusi atas persoalan yang rumit ini. Pengembang Shila Sawangan, dalam kemitraan dengan Mitsubishi Corporation melalui PT Diamond Development Indonesia (DDI), menyikapi situasi ini dengan serius dan berkomitmen untuk mengikuti proses hukum yang berlaku. Mereka telah mengambil langkah-langkah hukum yang diperlukan untuk menangani klaim sengketa lahan dan menegaskan kembali komitmen mereka dengan investasi senilai Rp 9 triliun untuk proyek pembangunan kota mandiri di Shila Sawangan.

Respons proaktif dan tegas dari pengembang dalam menghadapi situasi hukum ini menunjukkan dedikasi mereka untuk memastikan kelancaran proyek Shila Sawangan, menjadikannya pilihan hunian yang strategis dan nyaman bagi masyarakat. Dengan harapan, perjalanan hukum yang diambil oleh Ida Farida dan respons pengembang akan membawa kejelasan dan penyelesaian yang adil bagi semua pihak, memungkinkan Shila Sawangan untuk terus berkembang sebagai kawasan perumahan idaman yang bebas dari kontroversi lahan.

Upaya Hukum Developer Shila Sawangan

kasus shila sawangan bermasalah

Mengumpulkan Bukti dan Dokumen Legal

Untuk mempertahankan hak atas lahan yang disengketakan, pengembang Shila at Sawangan, Vasanta Group, mulai dengan mengumpulkan dan memverifikasi semua dokumen legal yang membuktikan kepemilikan sah atas lahan tersebut. Dokumen-dokumen ini meliputi:

  • Sertifikat tanah yang sah dan diterbitkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN).
  • Surat jual beli yang mencatat transaksi tanah dari pemilik sebelumnya ke pengembang.
  • Bukti pembayaran pajak tanah yang menunjukkan bahwa pengembang telah memenuhi kewajiban pajak mereka atas lahan tersebut.

Menyewa Tim Hukum Profesional

Vasanta Group menyewa tim pengacara dan konsultan hukum yang berpengalaman untuk menangani kasus ini di pengadilan. Tim hukum ini bertugas untuk:

  • Menganalisis semua dokumen dan bukti yang ada untuk membangun kasus yang kuat.
  • Menyusun strategi hukum untuk menghadapi gugatan dari pihak penggugat.
  • Mewakili pengembang di setiap tahap proses hukum, mulai dari pengadilan negeri hingga Mahkamah Agung.

Berkoordinasi dengan Instansi Pemerintah

Pengembang juga berkoordinasi dengan instansi pemerintah, terutama Badan Pertanahan Nasional (BPN), untuk memastikan bahwa semua prosedur telah diikuti dengan benar. Upaya ini termasuk:

  • Mendapatkan konfirmasi dari BPN bahwa sertifikat tanah yang dimiliki adalah sah dan tidak ada cacat hukum.
  • Meminta bantuan dari instansi terkait untuk mendukung proses hukum dan memberikan kesaksian jika diperlukan.

Melakukan Mediasi

Selain melalui jalur pengadilan, pengembang juga mencoba untuk menyelesaikan sengketa melalui mediasi. Mediasi bertujuan untuk mencapai kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak tanpa harus melalui proses pengadilan yang panjang. Langkah-langkah yang diambil termasuk:

  • Mengadakan pertemuan dengan pihak penggugat untuk membahas kemungkinan penyelesaian sengketa secara damai.
  • Menawarkan kompensasi atau solusi lain yang dapat diterima oleh kedua belah pihak.

Putusan Sengketa Dengan Surat Amar Kasasi

Setelah melalui berbagai tahapan proses hukum, termasuk mediasi dan pengadilan, kasus ini akhirnya mencapai tahap kasasi di Mahkamah Agung. Hasil dari proses kasasi ini adalah:

  • Mahkamah Agung memutuskan bahwa Vasanta Group memiliki hak yang sah atas lahan yang disengketakan.
  • Putusan ini didasarkan pada bukti-bukti yang telah dikumpulkan dan disajikan oleh pengembang, serta legalitas dokumen yang tidak terbantahkan.

Berikut adalah kutipan dari Surat Pemberitahuan Amar Kasasi Perkara dengan Nomor: 519 K/TUN/2022/ Jo. No. 81/B/2022/PT.TUN.JKT Jo. No. 101/G/2021/PTUN.BDG yang diterbitkan oleh Mahkamah Agung:

“Bahwa berdasarkan bukti-bukti yang diajukan dalam persidangan, Mahkamah Agung menyatakan bahwa Vasanta Group adalah pemilik sah dari lahan yang disengketakan, dengan demikian menolak seluruh gugatan dari pihak penggugat. Keputusan ini bersifat final dan mengikat.”

Pencegahan dan Solusi

Untuk menghindari sengketa lahan, baik pengembang maupun pembeli perlu melakukan langkah-langkah pencegahan yang tepat. Ini termasuk:

  • Melakukan due diligence yang menyeluruh sebelum membeli properti, seperti memeriksa keabsahan dokumen kepemilikan dan status hukum lahan.
  • Memastikan bahwa semua aspek legal dari tanah yang dikembangkan sudah bersih dan bebas dari klaim apapun.
  • Berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan tidak ada sengketa yang belum terselesaikan.

Bagaimana Kondisi Perumahan Shila Sawangan Sekarang (2024)

Pada tahun 2024, Shila Sawangan telah menuntaskan semua isu hukum dan sengketa lahan yang sempat menjadi perhatian publik. Melalui proses hukum yang panjang dan penuh tantangan, pengembang Vasanta Group bersama Mitsubishi Corporation berhasil membuktikan keabsahan status hukum lahan tersebut di pengadilan. Dengan putusan kasasi dari Mahkamah Agung yang menolak seluruh gugatan dari pihak penggugat, Shila Sawangan kini berdiri dengan kepastian hukum yang kokoh.

Para calon pembeli dapat memiliki rumah di Shila Sawangan dengan tenang, tanpa perlu khawatir tentang sengketa lahan atau masalah hukum lainnya. Investasi di Shila Sawangan merupakan pilihan yang aman dan menguntungkan, didukung oleh komitmen kuat pengembang dalam menyediakan hunian berkualitas dengan fasilitas lengkap. Tahun 2024 adalah saat yang tepat untuk menjadi bagian dari komunitas Shila Sawangan, menikmati kehidupan yang nyaman dan asri di tengah dinamika kota Depok.

Keunggulan Shila Sawangan

  1. Lokasi Strategis: Terletak di tengah Depok, Shila Sawangan menawarkan akses mudah ke berbagai fasilitas penting di sekitar kota. Dekat dengan jalan tol seperti JORR 2, Cijago, dan Desari, memudahkan mobilitas penghuninya.
  2. Lingkungan Asri: Dengan konsep Ruang Terbuka Hijau, Shila Sawangan dikelilingi oleh danau alami dan taman yang indah, memberikan suasana tenang dan nyaman jauh dari hiruk-pikuk kota.
  3. Fasilitas Lengkap: Pengembang menyediakan berbagai fasilitas yang memanjakan penghuni, termasuk area komersial dengan tenant brand populer, smart modern market, restoran hidangan laut, taman, jogging track, dan fasilitas olahraga.
  4. Desain Klaster Modern: Klaster perumahan di Shila Sawangan dirancang dengan detail yang memperhatikan kebutuhan setiap keluarga, mulai dari The Grove yang sudah serah terima hingga Tilia yang menjanjikan kehidupan yang modern dan stylish.

Pembangunan dan Pengembangan Perumahan Saat Ini

Proses pembangunan dan pengembangan di Shila Sawangan terus berjalan dengan baik. Sebagai bukti komitmen pengembang dalam melanjutkan proyek ini, serah terima unit Tilia telah berlangsung dengan lancar dan mendapat perhatian dari berbagai media berita kredibel. Hal ini menunjukkan bahwa pengembang tidak hanya fokus pada penyelesaian sengketa hukum, tetapi juga pada realisasi proyek secara keseluruhan, memastikan setiap tahap pembangunan sesuai jadwal dan standar kualitas tinggi.

Pilihan Unit Rumah (Harga Terbaru 2024)

  • The Terrace Plus: Rp. 1.580.000.000
  • The Courtyard: Rp. 1.720.000.000
  • The Portico: Mulai dari Rp. 2.500.000.000
  • Portico Lake Series: Rp. 3.700.000.000
  • Tudor: Rp. 2.900.000.000
  • Pavilion: Rp. 2.500.000.000
  • Oakwood: Rp. 2.000.000.000
  • Verdant: Rp. 1.830.000.000

Dengan berbagai pilihan harga unit yang ditawarkan, Shila Sawangan memberikan fleksibilitas bagi calon pembeli untuk memilih hunian yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran mereka. Keunggulan lokasi, fasilitas, dan desain membuat Shila Sawangan menjadi pilihan ideal bagi mereka yang mencari hunian berkualitas di Depok.

Kini, dengan kepastian hukum yang telah terjamin dan pembangunan yang terus berlanjut, Shila Sawangan siap menjadi oasis keasrian di tengah kota Depok, memberikan keamanan dan kenyamanan bagi setiap penghuninya.

Rangkuman Kronologi Vonis Tidak Bermasalah

  • 4 Mei 2017
    BPN Kota Depok mengeluarkan pengumuman Status Quo yang membekukan kepemilikan tanah atas nama PT Pakuan, ditandatangani oleh Kepala Kantor BPN Kota Depok, Drs. Almaini, SH MA.
  • 5 Juni 2022
    Muryanto, juru bicara pemilik tanah seluas 91 hektar di Sawangan, menyatakan bahwa Perumahan Shila At Sawangan masih bermasalah hukum dengan status lahan sengketa dalam keadaan Status Quo. Muryanto juga menyebutkan bahwa mereka akan melakukan perlawanan hukum terhadap hak tanah tersebut.
  • 9 Desember 2022
    Surat Pemberitahuan Amar Putusan Kasasi No: 519 K/TUN/2022 Jo. No. 81/B/2022/PT.TUN.JKT Jo. No. 101/G/2021/PTUN.BDG dikeluarkan oleh Pengadilan Tata Usaha Negara Bandung. Putusan ini menolak permohonan kasasi dari Ida Farida dan menghukumnya untuk membayar biaya perkara.
  • 17 Februari 2024
    PT MC Urban Development Indonesia (MCUDI) bersama PT Pakuan Tbk memulai serah terima unit Cluster Tilia di Shila at Sawangan kepada pemilik rumah. Proses serah terima ini dilakukan secara bertahap.
  • 18 Februari 2024
    Nicholas Hum, CEO Vasanta Group, dan Kenji Ono, Presiden Direktur PT MCUDI, menyampaikan komitmen mereka dalam menyelesaikan pembangunan tepat waktu dan menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis bagi penghuni Shila at Sawangan.
  • 19 Februari 2024
    Berita resmi dari CEO Vasanta Group menyatakan bahwa serah terima 30 unit pertama di Cluster Tilia telah dilaksanakan dengan lancar. Unit lainnya akan diserahterimakan secara bertahap dalam beberapa bulan ke depan.
  • 20 Februari 2024
    Dalam konferensi pers, Nicholas Hum dan Kenji Ono menegaskan bahwa serah terima Cluster Tilia bukan hanya pencapaian bagi pengembang tetapi juga momen penting bagi para penghuni untuk memulai kehidupan di hunian yang nyaman dan modern.
  • 24 Februari 2024
    Pengumuman bahwa Shila at Sawangan menargetkan Cluster Lake Vista akan selesai dan serah terima pada 2025, dengan desain arsitektur modern dan fasilitas eksklusif untuk mendukung gaya hidup sehat dan modern.

FAQ Shila Sawangan

  1. Apa itu Shila Sawangan?
    Shila Sawangan adalah kawasan perumahan yang strategis dan asri di Depok, menawarkan hunian nyaman dengan fasilitas lengkap.
  2. Bagaimana akses ke Shila Sawangan?
    Akses ke Shila Sawangan sangat mudah melalui dua jalan utama, Jalan Raya Bojongsari dan Jalan Raya Mochtar, serta dekat dengan beberapa jalur tol seperti JORR 2, Cijago, dan Desari.
  3. Apakah Shila Sawangan menyediakan berbagai tipe unit rumah?
    Ya, Shila Sawangan menawarkan berbagai tipe unit rumah untuk memenuhi kebutuhan beragam dari masyarakat, termasuk klaster The Grove dan Tilia dengan berbagai tipe dan ukuran.
  4. Apakah terdapat fasilitas lengkap di Shila Sawangan?
    Shila Sawangan dilengkapi dengan fasilitas lengkap, termasuk area komersial, smart modern market, restoran hidangan laut, taman, jogging track, dan fasilitas olahraga.
  5. Apa keunggulan lingkungan di Shila Sawangan?
    Lingkungan di Shila Sawangan dirancang asri dengan konsep Ruang Terbuka Hijau dan danau yang menjadi ciri khas, menawarkan suasana tenang dan nyaman.
  6. Bagaimana status hukum Shila Sawangan?
    Status hukum Shila Sawangan sudah terklarifikasi melalui putusan pengadilan yang memastikan keabsahan status lahan, memungkinkan kelanjutan pembangunan perumahan.
  7. Apakah ada isu sengketa lahan di Shila Sawangan?
    Terdapat isu sengketa lahan terkait klaim atas lahan seluas 91 hektar, namun kasus ini telah diselesaikan melalui proses hukum yang berakhir dengan putusan pengadilan.
  8. Bagaimana respons pengembang terhadap isu sengketa lahan?
    Pengembang Shila Sawangan, bekerja sama dengan Mitsubishi Corporation, menanggapi isu sengketa lahan dengan serius, mengikuti proses hukum yang berlaku, dan telah mengambil langkah hukum untuk menyelesaikan klaim sengketa lahan.
  9. Apa implikasi putusan pengadilan terhadap Shila Sawangan?
    Putusan pengadilan menegaskan keabsahan status Shila Sawangan, menghilangkan segala keraguan terkait legalitas lahan dan memungkinkan kelanjutan pembangunan perumahan.
  10. Apakah Shila Sawangan menawarkan keberlanjutan proyek?
    Ya, Shila Sawangan menawarkan keberlanjutan proyek dengan komitmen kuat dari pengembang dan dukungan kemitraan strategis, seperti dengan Mitsubishi, untuk pembangunan berkelanjutan.
  11. Apakah ada kontroversi terkait Shila Sawangan?
    Terdapat kontroversi terkait isu sengketa lahan di masa lalu, namun isu tersebut telah diselesaikan melalui proses hukum yang adil dan transparan.
  12. Bagaimana komitmen pengembang terhadap Shila Sawangan?
    Pengembang Shila Sawangan menunjukkan komitmen tinggi melalui investasi besar dan kerjasama strategis, serta respons cepat dan tegas dalam menangani isu hukum.
  13. Apakah Shila Sawangan mendukung konsep Ruang Terbuka Hijau (RTH)?
    Ya, Shila Sawangan mendukung konsep Ruang Terbuka Hijau dengan menyediakan banyak area hijau dan danau yang menjadi ciri khas lingkungan perumahan ini.
  14. Apakah ada kepastian hukum bagi pemilik rumah di Shila Sawangan?
    Ya, kepastian hukum bagi pemilik rumah di Shila Sawangan telah terjamin melalui putusan pengadilan yang memastikan status lahan dan legalitas perumahan.
  15. Apakah Shila Sawangan cocok untuk investasi properti?
    Ya, dengan lokasi strategis, fasilitas lengkap, dan kepastian hukum, Shila Sawangan menjadi pilihan yang sangat cocok untuk investasi properti.
  16. Bagaimana pelayanan dan tanggung jawab pengembang terhadap pemilik rumah?
    Pengembang Shila Sawangan menunjukkan pelayanan prima dan tanggung jawab tinggi dengan serah terima unit yang lebih cepat dari jadwal dan respons aktif terhadap isu hukum.
  17. Apakah Shila Sawangan menawarkan berbagai jenis fasilitas publik?
    Ya, Shila Sawangan menawarkan berbagai jenis fasilitas publik, termasuk area komersial, fasilitas olahraga, taman, dan ruang terbuka hijau untuk kenyamanan dan kebutuhan penghuninya.
Beranda / Rangkuman Kronologi Shila di Sawangan Divonis Tak Bermasalah

Tentang Summer's Fresh

Summer’s Fresh adalah Agen Resmi Summer Spring Tangerang Selatan. Meski kami official agent Tangsel, kami juga melayani kota lain seperti Bogor, Bandung, Jakarta, Yogyakarta, Surabaya hingga Denpasar, dan seluruh Indonesia

Metode Pembayaran

Kami menerima metode pembayaran Mandiri, BCA, BRI, dan hampir semua bank di Indonesia. Pembayaran lain termasuk OVO, GOPAY, hingga pembayaran melalui Indomaret.

Diskon

Dapatkan penawaran khusus dengan membeli 3 item dengan memasukkan kupon diskon3item atau pembelian 10 pcs dengan kupon joinreseller